Minggu, 01 September 2013

Gubernur Aceh Zaini Abdullah Bertemu SBY Untuk Bahas Qanun Bendera Aceh


* Gubernur Aceh : Bendera Aceh Bukan yang Perlu Diperdebatkan Lagi, Pak Presiden SBY Juga Akan Berkenan Hadir Membuka Pekan Kebudayaan Aceh 20 September 2013 Mendatang Di Banda Aceh

JAKARTA - Gubernur Aceh Abdullah Zaini memberikan sinyal sudah ada kesepakatan dengan pemerintah pusat soal qanun. Sebab dia sudah tidak ingin memperdebatkan hal itu.

Zaini sore ini bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat (30/8) sore di Kantor Presiden Jakarta. Pada pertemuan itu, Zaini didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Zaini mengatakan pada pertemuan itu, dia mengundang Presiden SBY untuk datang ke Aceh menghadiri pekan budaya di sana. Kata dia Presiden SBY berkenan hadir.

"Terkait dengan pekan kebudayaan Aceh, berkenaan hadir. Dan itu sangat kami harapkan hadir kedatangannya 20 september," jelas Zaini.

Ekonomi Aceh Kian Terpuruk

Jubir KPA Pasee Tgk. Nasrullah Dahlawy : Ekonomi Aceh Kian Terpuruk, Ini Akibat Monopoli Proyek Dan Uang Hanya Mengalir Di Lingkaran Penguasa Saja (Gubernur/Bupati/Wakikota)

*Tgk. Nasrullah mengatakan, saat ini para pemimpin yang ada di Aceh, harusnya lebih fokus untuk memikirkan bagaimana agar bisa mensejahterakan seluruh masyarakat Aceh, Bukan Keluarga dan Kelompoknya Sendiri.

Foto : Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase, Tgk. Nasrullah Dahlawy

Lhokseumawe – Menyikapi kondisi ekonomi masyarakat saban hari kian terjepit dimana harga barang kebutuhan pokok kian meroket sementara uang hanya dikuasai oleh orang-orang yang terdekat dengan lingkaran kekuasaan.

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase, Tgk. Nasrullah Dahlawy mengatakan memang benar sudah sangat banyak masyarakat Aceh yang hidup dibawah garis kemiskinan saat ini dengan pendapatan dibawah standar hiduplayak, akibat tidak tersedia lapangan pekerjaan.

“Mestinya kesejahteraan masyarakat harus diutamakan” ujar Nasrullah, Jumat, 30 Agustus 2013.

Jubir KPA Wilayah Pase ini juga mengkritisi penempatan posisi dalam struktur Pemerintahan. Sebenarnya posisi dalam pemerintahan harus ditata rapi dengan para ahli yang sesuai dibidangnya.

“Harus ditempatkan orang-orang yang benar-benar menguasai bidangnya masing-masing dan harus mampu menguasi setiap kondisi yang sebenarnya dilapangan, selama ini hal tersebut belum berjalan” kata Tgk Nasrullah.

Begitu juga dengan sektor pendidikan di Aceh, saat ini kondisinya masih sangat terpuruk. Maka mengenai hal ini, harus bisa disusun upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Minimal pendidikan Aceh harus menempati peringkat 5 besar ditingkat nasional.

Dulu daerah Aceh terkenal sebagai tempat pusat pendidikan di Nusantara, banyak para pendatang yang menuntut ilmu di Aceh, begitu juga Negara-negara tetangga, seperti Malaysia. Banyak warganya yang mencari ilmu di Aceh.

Khusus kepada Pemerintahan Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Jubir KPA Pase mengharapkan agar tetap berada pada koridor perjuangan yang telah disepakati dulu.

Kepada kedua pimpinan daerah tersebut dia meminta agar memahami kondisi kehidupan masyarakat, “saat ini masyarakat sangat menderita dan jangan pernah menambah-nambah masalah untuk mereka, tapi yang mereka butuhkan adalah solusi atas kondisi yang kian terpuruk” Katanya.

Kedepan Aceh harus bisa menjadi lebih baik dan kondisi masyarakat harus bisa lebih sejahtera. Karena saat ini rakyat sedang dalam keadaan lapar, maka jangan menguasi duit hanya untuk sebagian kelompok saja.

Menurut Tgk Nasrullah Dahlawy, saat ini belum terjadinya pemerataan kesejahteraan dan pembangunan kepada seluruh masyarakat Aceh. Saat ini lebih dominan uang yang mengalir hanya kepada orang-orang yang dekat dengan kekuasaan.

“ini harus tindakan tegas dan perlu diketahu Bupati dan Walikota milik rakyat Lhokseumawe dan Aceh Utara bukan milik kelompok” tegas Tgk. Nasrullah Dahlay.

Hasil Seleksi Tilawatil Quran Nasional XXII 2013

Hasil Seleksi Tilawatil Quran Nasional XXII 2013 : Prestasi Aceh Jauh Di bawah Papua Barat, Aceh Memperoleh Peringkat 9 STQ 2013

"Menduduki posisi ke sembilan ini menjadi bahan evaluasi kami untuk terus membenah LPTQ (Lembaga Pendidikan Tilawatil Quran) Aceh di masa mendatang," ujar Sekretaris Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh Usamah El Madny

Bangka Belitung —- Provinsi DKI Jakarta keluar sebagai juara umum pada perhelatan akbar Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXII di Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang ditutup Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar

Aceh Pada STQ 2013 Hanya Memperoleh 1 Piala, Yaitu Tilawah Kategori Anak-anak Terbaik III Haikal Khalilullah (Aceh), nilai 93,33.

STQ digelar sejak 23 Agustus 2013 dan mendapat sambutan merah dari masyarakat setempat. Penyelenggaraan berlangsung meriah, diisi dengan seminar dan pameran diikuti seluruh provinsi di Indonesia.

Peringkat kedua pada event itu diraih oleh peserta dari Provinsi Kepulauan Riau, ketiga diraih Provinsi Papua Barat, keempat diraih Provinsi Banten, dan peringkat kelima diraih Provinsi Jawa Tengah dan Kalimantan Timur. Tuan rumah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak masuk dalam 10 besar.

Data Peringkat STQ N XXII
Juara Umum: DKI Jakarta,
Peringkat 2: Kepulauan Riau,
Peringkat 3: Papua Barat,
Peringkat 4: Banten
Peringkat 5: Jawa Tengah dan Kalimantan Timur.
Peringkat 6: Jawa Barat
Peringkat 7: Sumatera Barat
Peringkat 8: Sumatera Dan Riau
Peringkat 9: Aceh, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
Peringkat 10: Maluku.

Jelang Tes CPNS 2013, Men PAN Azwar Abubakar : Anak Petani Jangan Takut Bersaing dengan Anak Pejabat

Jelang Tes CPNS 2013, Men PAN Azwar Abubakar : Anak Petani Jangan Takut Bersaing dengan Anak Pejabat ! Di Jamin Test CPNS 2013 Bebas Dari Unsur KKN

"Jadi intinya nanti semua anak, anak petani, anak masyarakat desa, anak pejabat, semua sama, nggak boleh ada perbedaan," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan BR) Azwar Abubakar

Foto : Ilustrasi PNS Setdaprov. Aceh

JAKARTA - Pemerintah segera menggelar rekrutmen calon pegawai negeri sipil di sejumlah kementerian dan lembaga. Tes tahun ini dijamin bebas permainan. Anak petani dan anak pejabat bisa bersaing sehat.

Menurut Azwar, permainan dalam proses rekrutmen PNS harus dihilangkan dengan pengawasan ketat. Dalam sejumlah tes terdahulu, permainan masih terlihat, termasuk dari soal.

"Yang pertama untuk soal yang kita buat kita minta sama kampus, melalui Kemdikbud ada 10 kampus yang membuat soal, soal itu sulitnya di bawah orang masuk universitas, jadi tidak sulit sekali," jelasnya.

Kebocoran soal juga jadi perhatian. Dari 20 ribu soal, ada sekitar 4-5 tipe agar tidak ada kecurangan.

Tak hanya itu, penempatan PNS juga mendapat pengawasan ketat. Tujuannya agar kualitas dan jumlah PNS yang direkrut, tepat sasaran.

"Secara bertahap dia butuh waktu 5-6 tahun, kerasalah nanti," imbuhnya.

Bagaimana dengan calo?
Politisi PAN ini mengimbau agar masyarakat tidak percaya dengan bila ada yang menawarkan jasa untuk lolos uji CPNS. Secara materi, masyarakat pasti rugi.

"Jadi diambil uang nanti Rp 10 juta per orang, ada 50 orang dapat Rp 500 juta dia punya uang, nanti lulus 10 orang, dan dia yang ngurus. Yang nggak lulus dikembalikan Rp 2 juta, jadi kan rugi masyarakat," tegasnya.

Rencananya, Kementerian PAN juga akan membuat aturan agar PNS rajin melaporkan kekayaannya secara berkala. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari lonjakan keuangan yang dicurigai.

Berikut jadwal dan tahapan pelaksanaan tes CPNS 2013:

1. Penetapan persetujuan rincian formasi instansi : 20-30 Agustus 2013
2. Pengumuman dan pendaftaran penerimaan CPNS : 1-20 September 2013
3. Pelaksanaan ujian TKD dan TKB : 29 September-November 2013
4. Pengolahaan hasil TKD dan TKB : 3-4 November dan 27 November-13 Desember 2013
5. Pemberkasan dan Penetapan NIP : Minggu II Desember 2013

Mahasiswa Ultimatum Polisi Untuk Segera Menangkap Pengeroyok Kadis Syariat Islam Kota Langsa

Mahasiswa Ultimatum Polisi Untuk Segera Menangkap Pengeroyok Kadis Syariat Islam Kota Langsa Saat Membubarkan Hiburan Keyboard Malam Di Desa Karang Anyar Langsa

Foto : Massa pengunjukrasa menyelempangkan kain putih bergaris hitam menyerupai jubah kepada Kadis Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif sebagai bentuk penghargaan dan dukungan dalam penegakan syariat Islam di Kota Langsa.

LANGSA - Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat, Mahasiswa, dan Dayah (AMMAD) memberi waktu seminggu kepada polisi untuk menangkap pengeroyok Kadis Syariat Islam (SI) Kota Langsa dan diproses secara hukum. Jika ultimatum itu tidak diindahkan, AMMAD mengancam turunkan massa dalam jumlah lebih besar dan mencari sendiri pelakunya ke Karang Anyar, Langsa Baro.

Ultimatum AMMAD disampaikan pada aksi unjukrasa ke Kantor Wali Kota dan Mapolres Langsa, Kamis (29/8). Selain mendesak polisi menangkap pelaku pengeroyokan Kadis SI, AMMAD juga meminta Wali Kota Langsa mencabut SK keuchik yang tidak mendukung syariat Islam.

Ketika di Kantor Wali Kota, pengunjukrasa menyerahkan lembaran kain putih menyerupai jubah kepada Kadis SI Kota Langsa, Ibrahim Latif sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap penegakan syariat Islam.

Menurut Riski, AMMAD sebagai satu wadah yang terbentuk bersama untuk mendukung proses pelaksanaan syariat Islam. AMMAD melihat melihat ada upaya-upaya sekelompok orang ingin menghancurkan, menghina, dan mendiskriminasikan Dinas Syariat Islam Kota Langsa yang ujung-ujungnya untuk melemahkan syariat Islam.

Peristiwa serupa--bahkan lebih tragis--terjadi di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, berupa pemukulan dan pengeroyokan Kepala Dinas Syariat Islam dan WH, saat mereka hendak membubarkan hiburan keyboard.

AMMAD mengancam apabila dalam seminggu ke depan pelaku tidak ditangkap, mereka akan mengerahkan massa lebih banyak lagi untuk turun langsung ke Gampong Karang Anyar menangkap sendiri pelakunya. “Pelaku pengeroyokan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tandas Riski.