Abdullah Saleh : Pelantikan Wali Nanggroe Aceh Batal, Jadi Rencananya Bergeser Pada Tanggal 4 Desember 2013
* “Benar Pengukuhan Wali Nanggroe batal dilakukan, karena dalam buku agenda SBY datang ke Aceh tidak dijadwalkan untuk hadir dalam acara prosesi Pelantikan Wali Nanggroe,” kata anggota DPR Aceh, Abdullah Saleh, Selasa (17/9/2013) saat diminta tanggapan mengenai hal itu.
Banda Aceh - Pemerintah Aceh semula pada tanggal 20 September 2013 berbarengan kedatangan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Aceh berencana melakukan penabalan kepada Wali Nanggroe, Malek Mahmud Al haytar.
Akan tetapi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) secara tiba-tiba menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus), Senin (16/9/2013) dan melahirkan rekomendasi untuk membatalkan penabalan Wali Nanggroe pada tanggal tersebut.
Pembatalan pengukuhan Wali Nanggroe tersebut mengingat saat dilakukan konfirmasi pada kesekretariat kepresidenan, ternyata mereka belum memasukkan jadwal tersebut dalam agenda SBY berkujung ke Aceh. SBY hanya datang untuk membuka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) dan menerima penganugerahan DR (HC) yang diberikan oleh Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).
Kendatipun demikian, Banmus telah memutuskan untuk menjadwalkan kembali untuk pengukuhan Wali Nanggroe. Rencananya akan dilakukan pada tanggal 4 Desember 2013. “Rencananya 4 Desember 2013 kita lakukan penabalan,” tukasnya.
Bahkan, Abadullah Saleh mengatakan, rencana sebelumnya penabalan Wali Nanggroe dalam sidang paripurna DPR Aceh. Akan tetapi, kedepan akan dilakukan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Termasuk akan mengundang siapapun yang mau hadir, termasuk sejumlah keturunan raja yang ada di Aceh.
“Penabalan Wali nanti rencana kita akan panggil seluruh duta besar Negara serta pihak-pihak terkait lainnya yang memiliki andil dalam perdamaian di Aceh,” pungkasnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar