Jumat, 31 Mei 2013

Polda Aceh Akan Tumpas Tuntas Mafia/Preman Proyek Di Aceh

“Saya ingatkan bahwa untuk mendapatkan proyek PL atau menang tender itu ada aturannya, bukan dengan cara meneror panitia tender,” tegas Kapolda kepada wartawan, Kamis (30/5).

Foto : Kabid Olahraga Disdikpora Aceh Utara Muhammad Sulaiman, Kamis (30/5) dirawat di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe setelah dikeroyok Enam Preman Pemalak Proyek

BANDA ACEH - Kapolda Aceh, Irjen Pol Herman Effendi menyatakan keseriusannya untuk menumpas mafia proyek atau pelaku teror dan kekerasan terhadap panitia tender atau kepala-kepala dinas di Aceh.

Kapolda juga mengimbau jajaran kepolisian di kabupaten/kota se-Aceh agar tidak segan-segan menindak, manahan, dan memproses para pelaku perusakan kantor pemerintah dan pelaku tindak kekerasan terhadap pejabat/pegawai, dengan dalih tidak diberi proyek PL atau perusahaannya kalah tender dan lainnya.

Ia tegaskan, mata rantai mafia proyek yang sangat merugikan masyarakat itu harus diputus. Sebab, jika sebuah proyek diperoleh dengan cara ilegal atau kekerasan (meneror), maka proyeknya tidak akan selesai dengan baik. Malah berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, proyek itu bakal telantar.

Di mata Kapolda, aksi para peneror proyek melanggar hukum dan menjadi penghambat pembangunan. “Karena itu, kita harus berantas bersama-sama dengan sikap yang tegas, komitmen yang tinggi, jujur, dan transparan,” ujar Kapolda.

15,5 juta KK Di Indonesia Akan Dapat Kartu kompensasi Kenaikan BBM, Rinciannya Rp. 150.000/Per Bulan

15,5 juta KK Di Indonesia Akan Dapat Kartu kompensasi Kenaikan BBM, Rinciannya Rp. 150.000/Per Bulan,

- Pencairan Dapat Di Lakukan Di Kantor Pos Terdekat, Setiap Bulannya.

JAKARTA - Pemerintah akan mengirimkan kartu kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kepada 15,5 juta kepala keluarga pada Kamis, 6 Juni 2013.

Sebagaimana dipublikasikan website Sekretariat Negara pada Kamis (30/3), kartu berbentuk kredit itu akan merekam semua data penerima bantuan.

PT Pos Indonesia (Persero) bertugas mengirimkan kartu secara langsung kepada masyarakat calon penerima bantuan.

"Dengan pengiriman kartu ini, maka kita akan tahu data konkret masyarakat yang berhak menerima kompensasi kenaikan BBM," katanya.

Bambang yang juga Deputi Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Penanggulangan Kemiskinan Setwapres RI menjelaskan pemerintah akan menaikkan kuota pembagian raskin dari 12 kali sebulan menjadi 15 kali sebulan.

Kemudian jumlah BLSM untuk 15 juta rumah tangga sasaran ditetapkan sebesar Rp150 ribu per bulan. BLSM akan diberikan untuk 5 bulan ddengan periode pembayaran sebanyak dua kali.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono menjadi koordinator keseluruhan dalam pembagian dana kompensasi.

bisnis.com

Tim Gabungan Satpol PP/WH/TNI/POLRI Tangkap PNS dan Tenaga Kontrak Yang Kedapatan Bolos Kerja di Toko Emas dan Warkop

MEULABOH - Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, Polri dan polisi militer, Kamis (30/5), sekirapukul 10.00 WIB, berhasil menjaring belasan pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Pemkab Aceh Barat. Saat itu, para PNS dimaksud berada di sejumlah lokasi di pusat perdagangan di Meulaboh.

Para abdi negara juga sebagian besar ditemukan di toko perhiasan emas di ruas Jalan Nasional dan Swadaya Meulaboh. Ketika ditangkap, pegawai perempuan kedapatan membeli dan menjual perhiasan.

Dengan raut wajah malu-malu, oknum pegawai ini tidak bisa menjelaskan alasan mereka berada di luar kantor ketika jam dinas. Bahkan, beberapa di antaranya berusaha menutupi wajah ketika akan difoto oleh awak media serta petugas yang mengambil dokumentasi.

Tak hanya itu, sejumlah oknum guru dan PNS lainnya juga tertangkap mangkal di warung kopi. Dengan raut wajah pucat dan gugup, mereka hanya bisa pasrah dan langsung mendatangani surat penindakan langsung (tilang) yang dikeluarkan petugas.

Pada razia kemarin, tim gabungan juga menjaring tenaga kontrak di Jajaran Pemkab Nagan Raya yang mengaku bertugas di Dinas Pendidikan. Pegawai perempuan ini tertangkap ketika berada di halaman toko pakaian di ruas Jalan Nasional Meulaboh.

Ketika ditangkap, pegawai perempuan ini tidak mau menandatangani surat tilang yang diberikan petugas. Alasannya, ia bukan pegawai atau abdi negara di Jajaran Pemkab Aceh Barat, melainkan di Nagan Raya. Namun, ketika dijelaskan keberadaan ia di wilayah itu melanggar aturan karena tanpa bisa menunjukkan surat ke luar kantor dari atasan, pegawai ini masih tetap berkeras.

Setelah diberikan penjelasan, barulah pegawai ini meneken surat tilang yang memuat data diri dan kesalahannya. Kemudian dipersilakan melanjutkan kembali perjalanannya ke Nagan Raya.

Kasi Hubungan Antar Lembaga Satpol PP dan WH Aceh Barat, Herman Rustam, mengatakan penertiban itu dimaksudkan untuk meningkatkan kedisiplinan abdi negara. Sehingga, para geawai tak lagi berada di luar kantor ketika jam dinas berlangsung.

Ia mengaku, semua berkas pelanggaran itu akan diserahkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

WNI (Laki-laki dan Perempuan) Yang Tolak Ikut Latihan Wajib Militer Bisa Kena Sanksi Pidana Maksimal 2 Tahun

* RUU Komponen Cadangan Pertahanan Negara Di Susun Untuk Memperkuat Basis Militer Di Indonesia Sesuai Dengan Keahlian dan Skill Yang Di Miliki Oleh Setiap WNI

Jakarta - Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan Pertahanan Negara (RUU Komcad) mencantumkan pasal bahwa seluruh warga negara Indonesia ikut wajib militer. Bila ada warga yang menolak, hukuman penjara menanti.

Menurut penelusuran atas RUU itu, ketentuan wajib militer terdapat pada pasal 6 ayat 3, yang berbunyi: Komponen cadangan disusun dalam bentuk satuan tempur yang disesuikan dengan struktur organisasi Angkatan sesuai masing-masing matra.

Selanjutnya dalam Pasal 8 ayat 3 tentang pengangkatan anggota komponen cadangan berbunyi: Pegawai negeri sipil, pekerja dan/ atau buruh yang telah memenuhi persyaratan wajib menjadi anggota komponen cadangan.

Pasal 9 Persyaratan umum untuk menjadi anggota komponen cadangan yakni :

a.warga negara Indonesia yang telah berusia 18 (delapan belas) tahun;
b.beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
c.setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; dan
d.sehat jasmani dan rohani.

RUU Komcad juga mengatur soal sanksi pidana bagi masyarakat yang menolak direkrut, dan mereka yang berupaya mencari-cari alasan agar tidak memenuhi syarat menjadi anggota komponen cadangan militer

vivanews.com

Kamis, 30 Mei 2013

Perlu Lebih Banyak Lagi Dana Pusat ke Aceh, Untuk Pembangunan Yang Lebih Baik

Kepala Bappeda Aceh : Perlu Lebih Banyak Lagi Dana Pusat ke Aceh, Untuk Pembangunan Yang Lebih Baik

"Kita perlu dorong Anggota di DPR-RI Asal Aceh agar usulanl di daerah terdanai lebih banyak lagi dengan dana pusat," ujar Abu Bakar di Jakarta

Jakarta - Ketua Bappeda Aceh, Abubakar mengatakan, Pemerintah Aceh masih banyak membutuhkan dana pusat untuk pembangunan maupun sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, dana Aceh saat ini, hanya mengandalkan dari Otsus maupun DAK dan DAU dimana besarannya sekitar Rp 9 - 11 Trilyun. Tetapi, bagaimana mencari tambahan lain dengan tidak mengganggu dana yang sudah ada.

"Ada 13 wakil Aceh duduk di DPR-RI ditambah 4 anggota DPD justru mereka masing-masing yang duduk di Komisi dapat memperjuangkannya," katanya lagi.

"Memang kita akui, soal angka kemiskinan dan pengangguran belum bisa diturunkan secara drastis.

Tetapi usaha kita setiap tahun diupayakan turun sekitar 2,5 persen, meski itu berat," jelasnya.

Abubakar memprediksikan, hingga 2017 nanti, angka kemiskinan dan pengangguran dapat ditekan, sehingga program kesejahteraan masyarakat Aceh dapat bangkit dan angka indek harapan hidup semakin panjang.

50 Persen Guru di Aceh Tidak Layak Mengajar

Rektor UNSYIAH Prof. Syamsul Rizal, M. Eng : 50 Persen Guru di Aceh Tidak Layak Mengajar

“Sekitar 50 persen guru di Aceh tidak layak berdiri di depan kelas. Kemampuan mereka tidak lebih baik dari anak SMP,” ujar sang Rektor.

Banda Aceh- sekitar 50 persen guru yang ada di Aceh dalam kondisi tidak layak berdiri didepan kelas. Kemampuan mereka tidak lebih baik dari anak SMP. Demikian pernyataan Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Syamsul Rizal, M. Eng, Kamis (30/5/2013) dalam seminar yang bertema “Kepedulian Bersama Mendukung Kemajuan Pembangunan Aceh” di hotel Hermes Palace.

Untuk itu dia berpesan kepada mahasiswa yang ikut hadir dalam acara itu, bahwa sarjana bukanlah karena secarik kertas yang bernama ijazah. Paradigma ini harus dirubah. Sarjana haruslah hebat.

Tidak ada alasan untuk bodoh. Sebab ilmu pengetahuan berada di depan jari tangan. “Sarjana harus hebat. Bukan sekedar secarik kertas yang bernama ijazah. Ilmu sekarang ini berada didepan jari tangan,” ujarnya.

Unsyiah sendiri, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Aceh punya tanggung jawab untuk menjawab tantangan ini. Untuk itu, kedepan dia dan segenap jajarannya akan terus melakukan berbagai penelitian dan kemudian memberikan masukan yang konstruktif bagi Pemerintahan Aceh.

Pengembalian PT sebagai sentra pengetahuan menjadi hal yang penting. Juga kampus sebagai tempat berkembangnya penelitian, pendidikan dan pengajaran untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kampus sebagai lumbung SDM haruslah melahirkan manusia-manusia yang punya daya saing dan kompetensi yang tinggi.

Indahnya Panorama Danau Laut Tawar Di Aceh Tengah

Danau Laut Tawar adalah sebuah danau dan kawasan wisata yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Nanggröe Aceh Darussalam. Disisi barat danau ini terdapat sebuah kota kabupaten yaitu kota TAKENGON, yang juga merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Tengah.

Luasnya kira-kira 5.472 hektar dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km. Volume airnya kira-kira 2.537.483.884 m³ (2,5 triliun liter).

• Ada 25 aliran krueng yang bermuara ke Danau Laut Tawar dengan total debit air kira-kira 10.043 liter per detik.
• Rerata kedalaman danau:
o 35 meter dari pinggir danau: 8,9 meter.
o 100 meter dari pinggir danau: 19,27 meter.
o 620 meter dari pinggir danau: 51,13 meter.
• Rerata suhu air danau diukur berdasarkan kedalaman:
o 1 meter: 21,55 °C
o 5 meter: 21,37 °C
o 10 meter: 21,15 °C
o 20 meter: 20,70 °C
o 50 meter: 19,35 °C
• Kecerahan tertinggi 2,92 meter (di tengah danau), sedangkan yang terendah 1,29 meter (Kp. Kuala II). Semakin tinggi kecerahan, maka semakin jernih air.
Karakteristik kimiawi

Ditemukan 46 jenis plankton yang terbagi atas 11 kelas di Danau Laut Tawar, dengan rincian kelas Chlorophyceae sebesar 35%, Bacillariophyceae 24%, Myxophyceae 9%, dan kelas lain sebesar 32%. Hydrilla sp., eceng gondok, dan kiambang juga dapat ditemukan hidup di pinggiran danau.

Fauna Yang Ada Di Kawasan Danau Laut Tawar

Ditemukan 3 jenis moluska, 1 jenis annelida, 37 jenis ikan, dan 49 jenis serangga yang hidup di kawasan Danau Laut Tawar. Untuk hewan yang hidup di sekitar danau, ditemukan 20 spesies mamalia yang terbagi atas 13 famili, beberapa diantaranya termasuk hewan yang dilindungi, antara lain binturung, pukas, trenggiling, landak, kancil, napu, owa, siamang, tanado, harimau, kucing hutan, rusa, dan kijan

Beli Mobil, Warga Aceh Lebih Banyak Bayar Tunai

Beli Mobil, Warga Aceh Lebih Banyak Bayar Tunai Dari Pada Kredit

Foto : Salah Satu Jenis Mobil Terbaru Toyota Etios

BANDA ACEH - Masyarakat Aceh ternyata lebih memilih membayar tunai untuk pembelian mobil. Hal ini bertolak belakang dengan sepeda motor yang justeru didominasi oleh pembelian secara kredit.

Informasi yang diperoleh Serambi persentase pembelian mobil secara tunai (semua merek) diperkirakan mencapai 60 persen dari total penjualan, sementara untuk sepeda motor hanya sekitar 30 persen yang beli tunai.

“Secara umum, masyarakat Aceh lebih banyak beli mobil secara tunai. Persentasenya sekitar 60 persen cash/tunai, dan 40 persen kredit,” kata Supervisor PT Dunia Barusa (Toyota), Azhar, kepada Serambi, Rabu (29/5).

Nah di PT Dunia Barusa sendiri, dia mengungkapkan bahwa persentase antara pembelian tunai dengan kredit nyaris berimbang, yaitu 50:50.

Kepala Cabang Honda Arista, Yanto, juga menyatakan hal serupa. Hanya saja prediksinya sedikit lebih rendah, yaitu 55 persen beli tunai dan 45 persen kredit. “Kalau khusus merek Honda, ada sekitar 60 persen itu pembelian tunai, sisanya 40 persen lagi yang beli kredit,” kata dia.

Sementara untuk merek mobil Suzuki, pembelian sebagian besar dilakukan dengan cara kredit. “Pembelian cash (tunai) sekitar 15 persen, sisanya kredit semua,” kata Khairul dari PT Armada Banda Jaya selaku main diler Suzuki Mobil di Aceh.

Kepala Penjualan PT Capella Dinamik Nusantara, Saifullah, menyebutkan, pembelian secara kredit menguasai sekitar 65 persen dari total penjualan sepeda motor Honda.

Pembelian kredit ini umumnya banyak terjadi di daerah-daerah yang memiliki perkebunan, seperti Lhokseumawe dan Meulaboh.

Kondisi yang sama juga terjadi pada merek Yamaha. Menurut Aprizal, Sales Supervisor pada PT Yamaha Alfa Scorpii Lambaro, Aceh Besar, pembelian kredit menguasai 70 persen dari total penjualan sepeda motor Yamaha. “Pembelian cash (tunai) hanya sekitar 30 persen,” demikian Aprizal

Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Aceh Tenggara Tuntut Pemekaran Provinsi ALA

Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Aceh Tenggara Tuntut Pemekaran Provinsi ALA dan Tolak Qanun WN Yang Di Anggap Otoriter

Taufik Koordinator Aksi menegaskan, “apabila tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan menggelar aksi besar-besaran ke Istana Negara di Jakarta.”

Foto ; Aksi BEM Se Aceh Tenggara Di Depan Gedung DPRK Aceh Tenggara

KUTACANE - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Aceh Tenggara (Agara), Rabu (29/5) demo menuntut percepatan terbentuknya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) dan menolak Qanun Wali Nanggroe (WN).

Pantauan Serambi, sejak menjelang siang kemarin, ratusan mahasiswa long march dari Kampus UGL Kutacane di Babussalam ke Gedung DPRK sejauh lebih kurang lima kilometer. Mahasiswa mengusung poster dan spanduk bertuliskan menolak Qanun WN dan menuntut percepatan Provinsi ALA. Dalam perjalanan itu, mereka berorasi secara bergantian melalui pengeras suara (sound system) yang diangkut dengan mobil pikap.

Di depan Gedung DPRK Agara, mahasiswa yang berusaha mendobrak pagar terlibat saling dorong dengan polisi.

Taufik, mengatakan, mereka akan terus memperjuangkan terwujudnya Provinsi ALA. Mereka mendesak Pemerintah RI menerbitkan peraturan pengganti undang-undang (Perpu) Pemekaran Aceh.

Terkait pemekaran tersebut, menurut Taufik, Gubernur Aceh maupun DPRA hanya untuk dikonsultasikan dan dimintai pertimbangan. “Apabila dalam 30 hari tidak dipenuhi, maka soal pemekaran ALA biar kami yang teruskan ke Pemerintah Pusat, karena sudah diatur dalam UUPA yang dijabarkan dalam PP Nomor 78 Tahun 2008 tentang Tata Konsultasi dan Pemberian Pertimbangan dan Kebijakan Administratif,” kata Taufik.

Anggota DPRK, Bukhari Selian, di hadapan mahasiswa mengatakan, pada prinsipnya, secara pribadi dirinya sangat setuju dan mendukung terwujudnya Provinsi ALA dan dewan harus terlibat untuk mendukung Provinsi ALA.

“Meski kami sependapat, tetapi kami bertiga tidak bisa memberikan keputusan. Banyak anggota dewan lainnya yang sedang tidak masuk kantor, sedangkan pimpinan sedang di Banda Aceh,” kata Bukhari.

Pernyataan setuju juga disampaikan Hj Syamsiar. Menurutnya, untuk menyetujui Provinsi ALA secara kelembagaan, minimal disetujui 17 dari 25 anggota dewan.

Dikeroyok Preman Pemalak Proyek, Kepala Bidang Dinas Olahraga Aceh Utara Remuk dan Masuk Rumah Sakit

Dikeroyok Preman Pemalak Proyek, Kepala Bidang Dinas Olahraga Aceh Utara Remuk dan Masuk Rumah Sakit,

- Polisi Belum Menangkap Tersangka Hingga Saat Ini

“Mereka minta proyek itu, saya bilang saya tidak bisa buat keputusan. Kemudian mereka saya suruh jumpai pak kepala dinas atau Kuasa Pengguna Anggaran, tapi mereka tetap ngotot minta pada saya, ” kata Korban Sulaiman.

Foto : Ilustrasi

Lhokseumawe- Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Aceh Utara, M. Sulaiman, dilaporkan dikeroyok sejumlah preman yang meminta proyek pemerintah,

Rabu kemarin. Kini Sulaiman menjalani perawatan di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe lantaran mengalami nyeri di bagian dada.
Kepada ATJEHPOSTcom, Kamis, 30 Mei 2013, Sulaiman mengaku dikeroyok para preman di depan ruangan kantor tempat ia bekerja, kemarin sekitar pukul 10.30 WIB. “Saya dikeroyok sekitar enam orang preman,” ujarnya.

Kejadian tersebut, kata Sulaiman, bermula ketika sejumlah preman mendatangi kantornya untuk meminta proyek rehabilitasi lapangan bolakaki di Desa Kubu, Sawang, Aceh Utara. Kata dia, selain sudah berulang kali ke kantornya, para preman itu pernah mendatangi rumah dan sering menghubunginya lewat telepon.

Sulaiman menyebutkan, salah satu dari preman tersebut menamakan dirinya Solar dan mengaku warga Nisam, Aceh Utara. “Kemarin, Solar dan kawan-kawannya datang dan mengoroyok saya,” ujarnya.

Pengeroyokan itu kemudian dilerai beberapa orang yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Sulaiman lalu dilarikan ke Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe. Awalnya ia menolak rawat inap, setelah diperiksa kondisinya langsung pulang.

“Malam tadi saya muntah-muntah sehingga dibawa lagi ke rumah sakit ini tadi sekitar pukul sepuluh untuk rawat inap. Hasil pemeriksaan dokter, saya mengalami nyeri di bagian dada,” katanya.

Insiden pengeroyokan tersebut, kata Sulaiman, sudah dilaporkan ke Polres Lhokseumawe oleh pihak keluarganya

Rabu, 29 Mei 2013

Pepes Ikan Teri Basah

Menu Masakan Aceh Hari Ini :

Payeh Eungkot Bileih ( Pepes Ikan Teri Basah )

Bahan :

1. Ikan teri basah secukupnya
2. Daun pisang segar
3. Garam secukupnya
4. Daun kunyit 1 lembar,potong halus
5. Daun jeruk purut secukupnya,potong halus

Bumbu yang dihaluskan :
1. Cabai rawit 10 buah
2. Cabai merah besar 4 buah
3. Bawang merah 2 siung
4. Bawang putih 1 siung
5. Kunyit secukupnya
6. jahe secukupnya
7. Asam sunti secukupnya
8. Ketumbar 1 sendok teh

Cara membuat :
Campur ikan dan garam menjadi satu,kemudian masukkan bumbu yang telah di haluskan. Masukkan daun kunyit dan dan jeruk purut,setelah semuanya tercampur rata,bungkus di dalam daun pisang. Bakar di atas api sedang. Bakar hingga matang.

Note : Hidangan untuk 4 orang

Pepes Ikan Teri Basah

Menu Masakan Aceh Hari Ini :

Payeh Eungkot Bileih ( Pepes Ikan Teri Basah )

Bahan :

1. Ikan teri basah secukupnya
2. Daun pisang segar
3. Garam secukupnya
4. Daun kunyit 1 lembar,potong halus
5. Daun jeruk purut secukupnya,potong halus

Bumbu yang dihaluskan :
1. Cabai rawit 10 buah
2. Cabai merah besar 4 buah
3. Bawang merah 2 siung
4. Bawang putih 1 siung
5. Kunyit secukupnya
6. jahe secukupnya
7. Asam sunti secukupnya
8. Ketumbar 1 sendok teh

Cara membuat :
Campur ikan dan garam menjadi satu,kemudian masukkan bumbu yang telah di haluskan. Masukkan daun kunyit dan dan jeruk purut,setelah semuanya tercampur rata,bungkus di dalam daun pisang. Bakar di atas api sedang. Bakar hingga matang.

Note : Hidangan untuk 4 orang

Senin, 06 Mei 2013

Syarat dan Tips Mendapatkan Approval/Persetujuan Google Adsense (full 2000 kata)




Google Adsense adalah jaringan iklan terbesar milik Google yang saya yakin dan sangat pasti semua sobat Blogger telah mengetahuinya. Bahkan, beberapa di antara sobat sedang menikmati menjadi anggota publisher Adsense dan rutin menerima pembayaran. Sebagian lainnya mungkin masih gigit jari karena ditolak ketika melamar menjadi publisher; atau mungkin ada yang belum berani mendaftar Adsense.